Kamis, 05 Maret 2015

Mencari Makan Siang di Solo? Cicipi Timlo Sastro Pasar Gede Yang Lezat

Kota Solo adalah salah satu kota di Jawa Tengah yang terkenal dengan cuacanya yang panas. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa menikmati kuliner khas Solo yang hangat ataupun panas seperti Timlo Sastro. Karena sekali mencicipi, Anda akan ketagihan. Buktikan sendiri!

Timlo Sastro dapat Anda temukan di Pasar Gede Solo. Seporsi dari kuliner khas Solo ini dijamin akan membuat Anda lupa jika Anda kegerahan. Karena memang rasa dari timlo yang disajikan di warung ini benar-benar lezat. Tak heran jika banyak orang yang ketagihan dan selalu ingin mencicipi kembali menu ini.

Warung ini terletak di Jalan Pasar Gede Timur No 1-2 Kota Solo Jawa Tengah. Untuk ukuran warung tersebut, cukup besar. Sehingga mampu menampung banyak orang. Letak warung ini cukup strategis yaitu jalan belakang Pasar Gede. Karenanya, tak heran jika banyak orang yang mampir ke warung ini.

Menu andalan dari warung ini yaitu timlo komplit. Satu porsi timlo komplit dihargai dengan 18 ribu Rupiah. Cukup murah bukan? Ukurannya pun cukup lumayan. Jadi, wajar jika menu ini dijadikan sebagai menu makan siang Anda saat berada di Solo.

Ada hal yang menarik dari warung ini. Meski merupakan warung kaki lima. Tak membuat warung ini tidak member pelayanan terbaik bagi pelanggannya. Di warung ini, sembari Anda mencicipi menu yang Anda pesan, Anda akan dihibur dengan pertunjukkan live music. Soal rasa, tak perlu diragukan. Karena rasa dari Timlo Sastro ini memang cukup lezat. Jadi, tunggu apa lagi? Nikmati kelezatan dari kuliner khas Solo yang hanya bisa Anda nikmati di kawasan Jalan Pasar Gede Solo.

Rabu, 04 Maret 2015

Mencicipi Kelezatan Soto Triwindu, Solo Legenda Dari Kota Solo

Belum lengkap rasanya jika wisata kuliner di Solo tidak mencicipi Soto Triwindu. Soto legenda dari kota Solo ini memang terkenal cukup lezat. Bahkan penikmat kuliner ini tidak hanya warga Solo saja. Namun juga dari luar kota Solo.

Hampir di setiap daerah, terdapat kuliner berupa soto atau mirip soto. Saat berada di Solo, jangan lupa mencicipi soto Triwindu. Dinamakan sesuai dengan salah satu pasar ternama di Solo karena memang awalnya soto ini berada di sekitar Pasar Triwindu. Namun kini, letak warung soto ini telah pindah agak jauh dari tempat awalnya.

Saat sampai di warung ini, Anda akan melihat deretan mobil dan motor berjejer rapi di depannya. Memang bangunan warung ini tidak terlalu besar jika dilihat dari depan. Namun, semakin ke dalam Anda akan melihat puluhan kursi kayu berjejer rapi hingga ke belakang.
Menu yang disajikan tidak hanya soto saja. Ada menu tambahan yang menjadi teman dari menu soto yang Anda pesan. Seperti ote-ote udang, tempe bacem hingga kerupuk dan rempeyek. Begitu soto datang, aroma segar dari kuah bening soto pun tercium. Soal rasa? Jangan ditanya. Begitu gurih dan segar. Meski menggunakan aneka bumbu, namun rasanya tetap pas. Kuah sotonya pun berpadu pas dengan isiannya berupa toge dan empuknya irisan daging sapi.

Saat mampir mencicipi soto ini, jangan lupa juga mencicipi es beras kencurnya. Rasanya manis dan benar-benar asli terbuat dari beras dan kencur. Gula jawanya pun membuat rasa beras kencur ini manis dan begitu pas saat diminum. Terlebih lagi disajikan dalam keadaan dingin. Menyegarkan.

Untuk semangkuk harga Soto Triwindu, Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar 10 ribu Rupiah saja. Sedangkan untuk minuman es beras kencurnya, Anda hanya perlu membayar sebesar 3 ribu Rupiah. Murah bukan? Jadi, jika Anda berwisata kuliner di Solo, maka jangan lupa mencicipi soto legenda dari Solo.

Selasa, 03 Maret 2015

Turun Naik 1.250 Anak Tangga Demi Keindahan Air terjun Tawamangu di Solo

Berbicara tentang keindahan alam, maka air terjun tidak akan terlepas dari pemikiran Anda. Kota Solo adalah salah satu kota yang juga terkenal dengan keindahan alamnya. Dan hal tersebut terbukti dengan adanya tempat wisata di Solo yaitu Air terjun Tawamangu.

Ada hal yang harus Anda ketahui dari Air terjun Tawamangu ini. Meski terbilang indah dan menyegarkan. Namun Anda perlu usaha lebih untuk bisa mencapai tempat wisata di Solo ini. Hal ini karena, air terjun ini harus ditempuh dengan cara melewati 1.250 anak tangga. Fantastis!

Memang butuh tenaga ekstra untuk menjangkau tempat wisata ini. Namun, kesegaran air terjun, pemandangan alam di sekitar air terjun hingga udara menyejukkan yang bisa Anda hirup, menjadi “kado istimewa” bagi Anda yang berhasil sampai ke air terjun ini.

Setelah lelah menempuh perjalanan, Anda akan melihat kecantikan air terjun setinggi 81 meter. Pepohonan rindang akan menghiasi sekitar air terjun. Bagi Anda yang datang bersama anak kecil, di tempat ini juga tersedia tempat bermain untuk anak-anak. Sehingga Anda tak perlu khawatir jika si kecil bosan melihat pemandangan air terjun.

Tempat wisata yang terletak di Gunung Lawu ini telah menjadi tempat populer di kalangan traveller. Ada hal yang menarik di air terjun ini. Para pengunjung tidak hanya dapat menikmati kesegaran air terjun ini saja. Namun juga sambil melihat tingkah lucu dari monyet-monyet liar yang ada di sekitar air terjun.

Untuk menjangkau air terjun ini, Anda membutuhkan waktu sekitar 1 jam dari pusat Kota Solo. Untuk tiket masuk dari air terjun ini, Anda hanya harus membayar sebesar 9 ribu Rupiah. Namun bagi wisatawan asing, harus membayar tiket masuk sebesar 18 ribu Rupiah.

Puas berfoto dan menikmati pesona Air terjun Tawamangu, Anda bisa kembali pulang dan menikmati wisata di Kota Solo lainnya. Namun tak perlu khawatir. Karena perjalanan pulang Anda jauh lebih mudah saat menaiki anak tangga tersebut. Meski lelah, Anda akan mendapatkan pengalaman menarik yang tidak dapat Anda temukan di tempat wisata lainnya. Yaitu perjuangan turun naik anak tangga sebanyak 1.250 buah untuk melihat pesona air terjun tersebut.

Minggu, 01 Maret 2015

Mencicipi Serabi Notosuman, Serabi Legendaris Dari Solo

Jika Anda mengira hanya Bandung yang memiliki kuliner serabi. Maka cobalah mampir ke Kota Solo. Ada satu tempat wisata kuliner di Solo yang wajib Anda datangi. Yaitu Toko Serabi Notosuman. Kelezatan serabi ini tidak kalah melegenda dari Soerabi Enhaii dari Bandung.

Toko Serabi Notosuman berada di Jalan Mohammad Yamin No 28, Solo. Toko ini telah berdiri sejak tahun 1920an. Cukup lama bukan? Banyak yang mengungkapkan, jika melakukan wisata kuliner di Solo belum mencicipi serabi ini, maka travelling Anda ke kota ini belum lengkap.

Serabi di Kota Solo ini berbeda dengan serabi yang Anda tahu di Kota Bandung. Serabi di kota ini lebih tipis dengan citarasa lembut. Rasa santannya pun lebih terasa di mulut. Sekali Anda mencoba, maka Anda akan ketagihan. Bahkan, menyantap satu saja rasanya kurang.
Saat Anda membeli serabi, Anda akan melihat secara langsung pembuatan serabi tersebut. Sehingga Anda bisa menilai kebersihan dari pembuatan serabi tersebut. Campuran adonan tepung beras dan santan yang dimasak di atas cetakan bulat dan kecil tersebut menghasilkan aroma yang sungguh menggugah selera. Rasanya tak sabar untuk menyantapnya.

Serabi ini tersedia dalam dua varian rasa yakni serabi coklat dan polos. Kedua varian ini cukup legit dan manis. Untuk harganya sendiri, serabi polos dihargai sebesar Rp. 1.800 dan serabi coklat seharga Rp. 2.000. Harganya memang cukup murah. Tapi kelezatan rasa dari serabi ini cukup melegenda.

Serabi Notosuman ini telah buka sejak pagi hari yaitu pukul 7 pagi. Namun, Anda jangan datang terlalu siang. Karena serabi ini telah diserbu masyarakat hingga wisatawan yang ingin mencicipi salah satu destinasi wisata kuliner di Solo ini.

Senin, 23 Februari 2015

Menjelajahi Benteng Vastenburg, Benteng Peninggalan Zaman Belanda di Kota Solo

Saat ini, banyak tempat wisata yang bertemakan sejarah digandrungi oleh para wisatawan. Mulai dari keraton, candi, museum, hingga benteng-benteng peninggalan Negara yang menjajah Indonesia. Salah satunya adalah Benteng Vastenburg yang merupakan salah satu tempat wisata di Solo.

Benteng Vastenburg memang tidak seterkenal dengan Benteng Vredeburg yang ada di Kota Jogja. Namun, bukan berarti tempat wisata di Solo ini tidak menarik untuk didatangi. Kini, benteng tersebut tengah menjadi daya tarik di Kota Solo. Banyak event dengan skala nasional dan internasional diadakan di benteng ini.

Benteng ini telah ada sejak tahun 1779. Letaknya tidaklah jauh dari Keraton Solo yang menjadi kebanggan warga Solo. Benteng ini dibangun oleh Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff. Awalnya, benteng ini memiliki fungsi sebagai pengawas kegiatan Keraton Surakarta pada kepemerintahan Paku Buwono III.

Awalnya, benteng ini bernama Grootmoedigheid. Namun, benteng tersebut akhirnya berganti nama menjadi Vastenburg yang berarti istana yang dikelilingi oleh tembok yang kuat. Namun, seiring berjalannya waktu, benteng ini kini membutuhkan perbaikan diberbagai sisinya.

Untuk menuju benteng ini, Anda bisa menempuhnya dari Stasiun Balapan ataupun Bandara Adi Sumarmo. Jika dari Stasiun Balapan, Anda bisa naik taksi atau naik bus dan turun di halte Panggung dan kembali naik bus kota jurusan Gladak. Jika dari bandara, Anda bisa naik bus BST dan turun di depan benteng ini.

Sesampainya di benteng ini, Anda bisa mulai menjelajahi sejarah yang tertoreh dari benteng ini. Banyak hal yang menarik yang bisa Anda lihat saat mengunjungi benteng ini. Tentunya tak kalah menarik dengan benteng peninggalan di kota lain di Indonesia.

Setelah puas mengeksplore Benteng Vastenburg ini. Anda bisa mampir sejenak ke sebelah selatan benteng. Di tempat tersebut, terdapat tempat bernama Pusat Grosir Solo (PGS) dan Benteng Trade Center (BTC) untuk wisata belanja. Dan ada tempat bernama Gladak Langen Bogan atau Galabo sebagai tempat untuk berwisata kuliner.

Minggu, 22 Februari 2015

Pecinta Barang Antik? Yuk Belanja di Pasar Triwindu Solo

Berburu oleh-oleh adalah hal yang membingungkan bagi sebagian besar orang. Namun jika Anda pecinta barang antik dan ingin membeli barang antik, maka Pasar Triwindu Solo adalah pilihan Anda untuk membeli oleh-oleh. Pasar barang antik ini akan memberikan Anda kepuasan untuk mendapatkan barang antik, kuno dan jadul yang Anda inginkan untuk menambah koleksi barang antik Anda.

Pasar barang antik ini juga dikenal dengan Pasar Windujenar. Banyak barang unik dan antik yang bisa Anda temukan di Pasar Triwindu Solo ini. Bangunannya yang terkesan kuno karena berdiri sejak 1939 ini juga menambah kesan lebih unik, kuno dan etnik.

Pasar ini terletak di Jalan Diponegoro kawasan Ngarsopura. Letaknya pun tak jauh dari Pura Mangkunegara. Kios-kios berjejer menjual aneka barang antik seperti gramofon dari Eropa, keramik, telepon jadul hingga kerajinan logam, batik kuno dan lukisan-lukisan kuno.
Pasar ini terdiri dari 2 lantai. Pada lantai dasar, kios-kios menawarkan barang seperti aneka pajangan, aksesoris, uang kuno, alat elektronik kuno hingga buku langka yang telah jarang Anda temukan. Sedangkan untuk lantai dua, Anda bisa menemukan aneka barang antik berukuran besar seperti lemari, meja hingga sepeda ontel dan spare part kendaraan bermotor keluaran lama yang mungkin sulit untuk Anda temukan di tempat lain.

Ada beberapa kios juga di pasar ini yang menjual aneka benda pusaka. Benda tersebut memiliki nilai historis serta sangat langka. Namun, bukan berarti pasar ini juga tidak menjual barang baru. Banyak pula kios yang menjual aneka barang yang terlihat kuno dan antik dari hasil kreatifitas pengrajin.

Harga barang di pasar ini pun bervariasi. Mulai dari yang murah yaitu ratusan ribu hingga yang mahal yaitu jutaan Rupiah. Harga tersebut tentunya disesuaikan dengan nilai sejarah, keunikan hingga tahun pembuatan benda tersebut. Tentunya, semakin langka, unik dan memiliki nilai sejarah tinggi, harganya pun juga akan semakin tinggi.

Karena pada dasarnya Pasar Triwindu Solo adalah sebuah pasar, maka kegiatan tawar menawar pun bisa Anda temukan di pasar ini. Tak hanya kegiatan tawar menawar saja. Anda juga bisa melakukan pembelian dengan sistem barter. Namun barang yang digunakan untuk barter adalah barang antik yang juga memiliki nilai tersendiri.

Pasar yang buka setiap hari sejak pukul 9 pagi hingga 4 sore ini juga cukup unik untuk dijadikan sebagai tempat berfoto. Aksesnya yang mudah pun membuat pasar ini cocok untuk Anda datangi. Terlebih lagi saat Anda berkunjung ke Pura Mangkunegara. Tak ada salahnya untuk mampir sejenak di pasar barang antik ini.

Rabu, 18 Februari 2015

Pura Mangkunegaran Solo, Alternatif Tempat Wisata di Solo

Kota Solo memang terkenal dengan Keraton Kasunanan Surakartanya. Rasanya kurang jika berwisata ke Kota Solo belum mampir ke salah satu landmark dari Kota Solo ini. Namun, ada satu tempat wsiata di Solo yang juga tidak boleh Anda lewatkan. Yaitu Pura Mangkunegaran Solo.

Pura Mangkunegaran Solo sebenarnya cukup terkenal. Terlebih lagi saat acara Sekaten. Keraton ini juga tak kalah ramai dikunjungi oleh para turis. Untuk bisa menikmati isi dari salah satu tempat wisata di Solo ini, Anda hanya cukup mengeluarkan uang sebesar 10 ribu Rupiah.

Di keraton ini, meski membayar dengan harga murah, Anda akan didampingi oleh tour guide saat berkeliling keraton. Tour guide tersebut akan menjelaskan kepada Anda mengenai seluk beluk dan sejarah dari keraton tersebut. Namun ada baiknya untuk menyisihkan uang Anda untuk tambahan biaya membayar guide.

Di keraton ini, Anda akan melihat pendopo yang berusia cukup tua. Yaitu telah dibangun sejak 1757. Untuk masuk ke pendopo dan dalam keraton ini, pastikan Anda melepas alas kaki Anda. Karena Anda dilarang untuk menggunakan alas kaki di dalam pendopo dan keraton ini.

Di dalam pendopo ini, Anda akan melihat aneka patung hiasan yang berasal dari Eropa, Cina, bahkan zodiak jawa. Namun, Anda jangan sesekali memotret di dalam keraton ini. Hal ini terkait dengan banyaknya benda seni dan mistis yang sakral bagi keluarga keraton. Tak hanya itu saja. ada singgasana Mangkunegaran yang hanya dipakai saat acara tertentu.

Beralih ke area taman, Anda akan melihat aneka patung bergaya Eropa tertata rapi di sini. Anda juga akan diajak mengunjungi bagian belakang keraton. Pada bagian belakang terdapat aula serta tempat makan Pangeran Mangkunegaran yang digunakan untuk menyambut tamu.

Sebelum Anda keluar, Anda juga akan diajak melihat koleksi kereta kuda yang usianya telah mencapai lebih dari 50 tahun. Kereta kuda yang ada di Pura Mangkunegaran Solo tersebut uniknya didatangkan langsung dari Eropa. Jadi, tunggu apa lagi. Berwisata ke Kota Solo, jangan lupa mampir ke keraton ini.